Nias – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Sumatera Utara menggelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) dan Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Nias. Kegiatan yang berlangsung di Aula Gido Lantai III Kantor Bupati Nias tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Nias, Samson P. Zai, S.H., M.H., mewakili Bupati Nias. Kamis,25/06/2026.
Ketua Panitia Penyelenggara, Dra. Syafrida, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi, pengetahuan, serta kemampuan para pengelola BUMDesa dan BUMDesma dalam mengelola usaha desa secara profesional, akuntabel, dan berkelanjutan.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kelembagaan dan tata kelola BUMDesa/BUMDesma agar mampu menjadi motor penggerak perekonomian desa. Melalui peningkatan kapasitas pengelola, diharapkan potensi ekonomi desa dapat dioptimalkan sehingga mampu menciptakan peluang usaha produktif, meningkatkan pendapatan desa, serta mendorong terwujudnya kemandirian desa yang berkelanjutan.
Dalam arahan Gubernur Sumatera Utara yang dibacakan oleh Kepala Bidang Pembangunan dan Pengembangan Kerjasama Ekonomi Desa Provinsi Sumatera Utara, Drs. Iskandar Zulkarnaen Tarigan, M.Si., disampaikan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian terakhir dari pelaksanaan pelatihan serupa di wilayah Kepulauan Nias setelah sebelumnya dilaksanakan di sejumlah kabupaten dan kota lainnya.
Ia menegaskan bahwa desa merupakan fondasi utama dalam pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, BUMDesa dan BUMDesma memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat berbasis potensi dan kearifan lokal. Peningkatan kapasitas pengelola dinilai menjadi faktor penting agar usaha desa dapat berkembang secara optimal dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Nias, Samson P. Zai, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada panitia penyelenggara serta para narasumber dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang telah memilih Kabupaten Nias sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan.
Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya tata kelola BUMDesa dan BUMDesma yang baik sebagai kunci keberhasilan usaha desa. Menurutnya, keberhasilan sebuah BUMDesa tidak hanya ditentukan oleh potensi usaha yang dimiliki, tetapi juga oleh kemampuan pengelola dalam menerapkan manajemen yang profesional, transparan, dan bertanggung jawab.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh agar setiap materi yang diberikan dapat dipahami dan diterapkan dalam pengelolaan usaha desa di wilayah masing-masing.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh para narasumber. Materi pertama mengenai Penyusunan Perencanaan Bisnis dan Pengembangan Unit Usaha disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat Desa, Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Nias, Yuwanman Lase, S.H. Materi tersebut membahas pentingnya perencanaan bisnis yang matang, identifikasi potensi usaha desa, serta strategi pengembangan unit usaha yang mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Selanjutnya, akademisi sekaligus dosen Politeknik Negeri Medan, Rini Indahwati, menyampaikan materi tentang Pengelolaan Keuangan dan Pertanggungjawaban Usaha Desa. Dalam sesi ini, peserta diberikan pemahaman mengenai tata kelola keuangan yang tertib, transparan, dan akuntabel guna menjaga keberlanjutan usaha serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap BUMDesa dan BUMDesma.
Pelatihan tersebut diikuti oleh para kepala desa serta pengurus BUMDesa dan BUMDesma se-Kabupaten Nias, khususnya direktur dan bendahara. Melalui kegiatan ini diharapkan lahir pengelola yang memiliki kapasitas, integritas, dan kompetensi yang memadai sehingga BUMDesa dan BUMDesma mampu berkembang menjadi lembaga ekonomi desa yang kuat, mandiri, dan berkontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendukung pembangunan desa berkelanjutan di Kabupaten Nias.

Posting Komentar