Menurut informasi sementara yang dihimpun di lokasi kejadian, mobil tersebut melaju dari kota gunung sitoli menuju arah teluk dalam dan akhirnya kehilangan kendali dan terguling.
Dugaan sementara menyebutkan bahwa pengemudi berusaha menghindari sesuatu yang tiba-tiba menghadang di jalan, yang oleh sebagian warga setempat disebut sebagai “sosok penghuni”, meski hal ini belum dapat dipastikan kebenarannya dan masih menunggu penelusuran lebih lanjut.
Kondisi kendaraan terlihat rusak cukup parah, menandakan kerasnya benturan saat insiden terjadi. Beruntung, hingga berita ini diturunkan, belum diketahui adanya korban jiwa namun luka-luka pasti ada, baik dari pengemudi maupun penumpang mobil tersebut. Mesti demikian, pihak berwenang masih melakukan pendataan dan penyelidikan di lapangan.
Warga sekitar mengingatkan bahwa jalur Laowomaru ini dikenal rawan kecelakaan, terutama pada malam hari atau saat cuaca tidak bersahabat, karena kondisi jalan yang berkelok dan minim penerangan.
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu waspada, tidak terburu-buru, dan menjaga konsentrasi penuh saat berkendara, khususnya melintasi jalur pegunungan.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi kita semua bahwa keselamatan adalah yang utama, dan kehati-hatian di jalan raya tidak boleh diabaikan.
(ST)

Posting Komentar